Pemerintah Petakan Empat Titik Prioritas Karhutla di Tanjung Puting

Kehutanan 15 Okt 2026 4 kali dibaca
Gambar Artikel Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

LingkariNews – Pemerintah memetakan empat titik prioritas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Pemetaan dilakukan menggunakan drone thermal untuk mengidentifikasi lokasi yang menjadi fokus operasi pemadaman. 

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, mengatakan titik-titik prioritas atau battleground itu mencakup kawasan Pesalat, Teluk Pulai, Sungai Buluh Kecil, Sungai Buluh Besar, serta area Sungai Bawung dan Tanjung Rengas. 

“Dari banyak titik api yang tersebar di Tanjung Puting, pakai drone thermal kita bisa identifikasi ada empat battleground atau ada empat titik di mana kita harus bertarung melawan api,” kata Raja Juli seperti dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (14/10).

Kawasan Pesalat Jadi Salah Satu Prioritas

Raja Juli menyebut Pesalat menjadi salah satu kawasan yang diprioritaskan dalam penanganan karhutla. Sebab, lokasi tersebut berdekatan dengan feeding area, yakni zona tempat satwa mencari makan.

Untuk mencegah api merambat ke zona inti, pemerintah berencana menambah sumur bor. Hasil pemetaan menunjukkan kebutuhan sekitar 30 sumur bor untuk menunjang operasi pemadaman di kawasan itu.

Pemerintah juga akan mengerahkan sekitar 160 personel pasukan darat untuk memadamkan api. Selain itu, penggunaan alat berat untuk membuat sekat bakar tengah dikaji dengan mempertimbangkan kondisi dan kedalaman gambut di lokasi kebakaran.

“Tapi intinya, kita mencegah agar api tidak masuk ke zona inti,” ucap dia.

Personel Disiagakan untuk Pemadaman Berkelanjutan

Penguatan personel darat juga disiapkan untuk menangani kebakaran di Teluk Pulai, Sungai Buluh Kecil, Sungai Buluh Besar, Sungai Bawung, dan Tanjung Rengas.

Menurut Raja Juli, sebagian personel akan ditempatkan di lapangan selama sekitar satu pekan. Strategi ini disiapkan agar operasi pemadaman bisa berjalan berkelanjutan tanpa mengharuskan personel berulang kali meninggalkan lokasi kebakaran untuk kembali.

Ia menegaskan, pemerintah pusat dan daerah bersama aparat serta masyarakat akan terus melakukan penanganan karhutla di kawasan konservasi tersebut.

“Insyaallah pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, BMKG, BNPB tidak akan patah semangat, tidak cuci tangan, tidak lepas tangan. Segala upaya yang memang memungkinkan untuk kita lakukan, kita lakukan,” tutur dia. 

(NY)

Berita Terpopuler

1
Indonesia Penghasil Sampah Terbesar Ke-5 Dunia: Produksi dan Jenis-Jenisnya
2
Kepolisian Ungkap Tambang Ilegal di Tahura Bukit Soeharto, Kerugian Negara Ditaksir Capai Rp1 Triliun
3
Perkembangan Industri Gula Tahun 2020 hingga 2025
4
Cerita Sejarah, Fakta Menarik, dan Peran Ekologis Sungai Brantas
5
Penyebab Banjir dan Longsor di Sumatera: Bencana Alam atau Kerusakan Alam?

Grafik Harga Gula

Raw Sugar: -
-
White Sugar: -
-
White Sugar: -
-