Komitmen Dorong Swasembada Gula Nasional, PT Kebon Agung Luncurkan 8 Varietas Tebu Unggul Baru PSKA

Gula 14 Mei 2026 67 kali dibaca
Gambar Artikel Jajaran PT Kebon Agung bersama tamu undangan pada acara peluncuran varietas unggul baru. Dari kiri ke kanan: Prasetyo Budi (Direktur Produksi dan Pengembangan), Dwi Pranoto (Komisaris), Didid Taurisia

LingkariNews, Pati – PT Kebon Agung kembali menegaskan komitmennya terhadap upaya ketahanan pangan nasional dengan meluncurkan delapan varietas unggul baru (VUB) seri PSKA. Pada kesempatan yang sama, PT Kebon Agung juga turut memperkenalkan gula retail kemasan 500 gram dan gula premium kemasan 50 kilogram.

Peluncuran ini merupakan bagian dari program peningkatan mutu dan inovasi yang dijalankan sejak 2016 hingga 2025. Kehadiran varietas unggul seri PSKA diharapkan mampu meningkatkan produktivitas tebu nasional sekaligus memperkuat daya saing industri gula Indonesia.

Varietas Unggul Baru PSKA Diklaim Tingkatkan Produktivitas Tebu

Direktur Utama PT Kebon Agung, Didid Taurisianto, mengatakan varietas seri PSKA memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari karakter kemasakan awal hingga tengah, kemampuan adaptasi terhadap berbagai kondisi lahan dan iklim, hingga ketahanan terhadap penyakit tanaman tebu.

“Varietas ini mampu menghasilkan rendeman gula lebih tinggi pada awal musim giling dibandingkan varietas yang banyak digunakan saat ini,” jelasnya.

Peluncuran ini melanjutkan pengembangan varietas sebelumnya yang telah diperkenalkan PT Kebon Agung, yakni PSKA942A di PG Trangkil pada 2022, serta PSKA095 dan PSKA062 pada 2025.

Adapun varietas unggul baru yang diperkenalkan meliputi PSKA 071, PSKA 072, PSKA 082, PSKA 085, PSKA 086, PSKA 087, PSKA 088, PSKA 11-1, dan PSKA 11-2.

Selain pengembangan bibit unggul, PT Kebon Agung juga melakukan investasi rutin sekitar Rp150–200 miliar per tahun untuk peremajaan mesin dan peningkatan teknologi produksi. Langkah tersebut dilakukan guna mendorong mekanisasi pertanian, menekan biaya produksi petani, serta meningkatkan kualitas hasil panen.

Transformasi proses produksi dari sistem sulfitasi menuju teknologi Defaksi Remelt Karbonatasi (DRK) turut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas gula nasional. Teknologi tersebut disebut menghasilkan gula dengan mutu yang lebih baik dan sesuai standar industri modern.

Pemerintah dan GAPGINDO Sambut Positif Inovasi Seri PSKA

Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kemenko Pangan, Widiastuti, menilai varietas unggul baru seri PSKA menjadi terobosan penting bagi industri gula nasional.

“Varietas unggul baru seri PSKA menjadi terobosan penting dalam industri gula nasional. Keunggulan adaptif dan potensi rendeman tinggi akan membantu menyelesaikan kendala produktivitas yang selama ini dihadapi petani,” ujarnya.

Direktur Industri Agro Kementerian Perindustrian, Dyan Garneta Paramita Sari, juga menyebut inovasi yang dilakukan PT Kebon Agung sejalan dengan program pemerintah menuju swasembada gula nasional.

Sementara itu, Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Abdul Roni Angkat, mengatakan varietas baru tersebut berpotensi meningkatkan hasil produksi petani tebu nasional.

“Varietas baru ini bisa menghasilkan produktivitas sampai 100 ton per hektare dan tahan terhadap penyakit Lika Api. Nantinya, varietas seri PSKA akan dikembangkan di Lampung dan Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Pemerintah optimistis penggunaan varietas unggul baru dapat mendorong peningkatan produksi gula nasional dari 3 juta ton menjadi 4 juta ton per tahun.

Ketua Asosiasi Gabungan Produsen Gula Indonesia (GAPGINDO), Syukur Iwantoro, turut menyampaikan apresiasi terhadap peluncuran varietas unggul baru dan produk gula premium tersebut.

“Seluruh jajaran Gapgindo mengucapkan selamat dan turut bangga atas lauching bibit varietas unggul baru seri PSKA dan Gula Premium Kemasan 500 gram dan 50 kg PT Kebon Agung. Semoga memberikan kontribusi yang signifikan pada peningkatan produktivitas dan kualitas tebu dan gula Indonesia menuju swasembada gula nasional,” katanya.

Dorong Ketahanan Pangan dan Swasembada Gula

Peluncuran varietas unggul baru seri PSKA dan produk gula premium menambah langkah pengembangan industri gula nasional di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan.

Melalui pengembangan bibit unggul, modernisasi teknologi produksi, dan peningkatan kualitas gula, PT Kebon Agung menegaskan komitmennya menghadirkan inovasi di sektor agroindustri nasional dengan semangat “Karya Nyata untuk Bangsa Menuju Swasembada Gula”.

(NY) 

Berita Terpopuler

1
Indonesia Penghasil Sampah Terbesar Ke-5 Dunia: Produksi dan Jenis-Jenisnya
2
Kepolisian Ungkap Tambang Ilegal di Tahura Bukit Soeharto, Kerugian Negara Ditaksir Capai Rp1 Triliun
3
Perkembangan Industri Gula Tahun 2020 hingga 2025
4
Penyebab Banjir dan Longsor di Sumatera: Bencana Alam atau Kerusakan Alam?
5
Indonesia Penyumbang Sampah Laut Terbesar Kedua Dunia

Grafik Harga Gula

Raw Sugar (sen/lb)
White Sugar (USD/ton)
White Sugar (sen/lb)